Suatu ketika, tampak kyu oppa dan bumppa sedang duduk di sofa ruang tamu. Kemudian kyu pun berbicara .
Kyu : bummi-ah .
Bum : hmm , mwo yo ?
Kyu : relakan saja shican pada ku hyung. Aku menyukainya !
Bum : TIDAK BOLEH !
Kyu : hyaaa hyung, kau harus mengalah pada dongsaengmu ini.
Bum : pokoknya tidak boleh, dia itu milikku !
Kyu : hyungg ___
Bum : sudah berapa kali aku katakan, jangan dekati shican !
Kyu : tapi hyung ___
Bum : lagi pula shibum lebih bagus dari pada shikyu !
Kyu : hyaaa , hyunggiee ………
Kasiannya kyuhyun yang menyukai shican. Tapi dia tetap memaksa, padahal dia tau bahwa shican itu milik kibummie. Tapi bumppa tidak mungkin akan melepaskan shican begitu saja. Dia pasti tidak akan pernah merelakannya. Kemudian bum pun beranjak pergi, dan kyu pun pergi ke kamarnya. Sebelum menuju ke kamarnya, kyu melihat pintu kamar shican masih terbuka, dan dilihatnya. Ternyata shican baru saja selesai membereskan kamarnya.
Kyu : shican sedang apa ?
Shi : anniyo oppa, aku hanya baru selesai membersihkan kamarku. Dan aku akan segera tidur. Kau tidak tidur oppa ?
Kyu : ne, aku juga. Aku ingin mencium keningmu sebagai ucapan selamat tidur dariku, bolehkah ?
Shi : wae yo oppa ?
Kyu : hyaa sichan, aku oppa mu bukan ? itu kan hal yang wajar, kau saengie ku.
Shi : begitukah ? baiklah. (kyu + kelopak mata).
Ketika itu ada seorang namja yang melihatnya. Tapi dia hanya berpikir positif, mungkin apa yang dikatakan kyu memang benar. Dan dia pun kembali berjalan menuju kamarnya .
Shi : hyaa oppa, kenapa kau mencium kelopak mataku ?
Kyu : mm , yah kuharap dengan begitu kau bisa tidur dengan nyenyak.
Shi : what ?
Kyu : aku tak pandai berkata-kata shican, jadi selamat tidur .
Shi : ne oppa .
Dan akhirnya kyu keluar dari kamar shican. Dari kejauhan bumppa melihatnya, dan ia mencoba masuk kedalam kamar shican untuk memastikan bahwa dia tidak kenapa-kenapa.
Bum : shi ?
Shi : ne oppa ? mwo yo ?
Bum : ahh , goenchana, aku melihat kyu keluar dari kamarmu. Sedang apa dia tadi ?
Shi : oh , anniyo oppa. Dia hanya mengucapkan selamat tidur kepada ku saja .
Bum : oh , begitukah ? baiklah . shi ?
Shi : mwo ?
Bum : kemarilah, aku ingin memelukmu.
Shican pun mendekat dan bumppa memeluknya dengan erat, dan diciumnya kening yeojachingunya itu.
Bum : saranghaeyo, annyeong jumoseyo saengie.
Shi : ne oppa , jumoseyo .
Keesokan harinya, shican sedang mengerjakan pr matematikanya di meja belajarnya. Kemudian kyu datang. Dan waktu itu, orang dirumah sedang tidak ada.
Kyu : shican, sedang apa kau ?
Shi : sedang mengerjakan pr mtk ku .
Kyu : ah, geuraeyo.
Shi : ne, wae yo ?
Kyu : sigan isseoyo ? aku ingin mengajakmu keluar sekarang .
Shi : kemana ?
Kyu : ke taman. Aku ingin membelikanmu eskrim coklat.
Shi : jinjjayo ?
Kyu : ne, bagaimana ?
Shi : mollayo oppa, aku sedang membuat pr.
Kyu : (menarik shican dengan paksa) mtk kan ? aku akan membantumu nanti, sekarang kau harus menemaniku .
Shi : tapii..ii oppa_oppa ……..
Kyu : (tetap menarik paksa) sebentar saja.
Ketika mereka pergi, hae dan bum pun pulang. Dia melihat sekeliling rumah, tetapi tidak ada orang.
Bum : kemana shican dan kyu ?
Hae : aku tidak tau, mungkin mereka keluar sebentar.
Bum : ahhh, jegiral !
Hae : wae yo ?
Bum : haa, anniyo -__-
Di taman, kyu membelikan shican sebuah eskrim coklat.
Kyu : (memakan eskrim) aku tau kau sangat menyukai coklat, kau suka eskrim coklatnya ?
Shi : mm, ne masitta. Gomawo oppa, tapi aku harus cepat pulang, sebentar lagi matahari terbenam.
Kyu : kau khawatir akan pr mu ? kan aku sudah katakan aku akan membantumu.
Shi : anniyo, geunyang..bumppa..dia pasti mengkhawatirkanku.
Kyu : hyaa, kau hanya sedang bersamaku dan aku akan menjagamu, tak ada yang perlu di khawatirkan.
Shi : tapi aku belum bilang padanya.
Kyu : jadi, kau ingin pulang ?
Shi : ne .
Kyu : (kesal) baiklah kalau begitu.
Shi : oppa, marah padaku ? mianhae ~ (takut.takut)
Kyu : anniyo-ah, aku tidak marah padamu. Sebentar lagi gelap, ayo kita pulang dan aku akan membantu menyelesaikan pr mu.
Ketika hendak pulang, tiba-tiba handphonenya shican berdering.
Shi : yeoboseyo ?
Bum : kau ada dimana ? aku mengkhawatirkanmu.
Shi : ne, aku tidak apapa. Aku hanya keluar sebentar bersama kyu oppa, dia mentraktirku eskrim.
Bum : mwo yo ? baiklah. Segera pulang, sudah hampir gelap.
Shi : ne oppa .
Bum : -------
Sementara itu, bum merasa khawatir dengan yeojachingunya itu. Dia takut kalau shi akan meninggalkannya dan berpaling ke kyu.
Hae : wajahmu buruk sekali saeng.
Bum : hyaa, kau mengangetkanku.
Hae : I’m sorry, wae yo sani ?
Bum : kyuhyun.
Hae : wae ? kenapa dia ?
Bum : ku dengar dia mengajak shi ke taman.
Hae : jinjja ? dia menyukai shican ?
Bum : sepertinya begitu. Dia pernah memintaku untuk merelakan shican. Aku khawatir sekali hyung. Bantu aku.
Hae : si evil itu, jegiral ! baiklah aku akan membantumu melakukan sesuatu.
Bum : gomawo hyung, saranghaeyo .
Hae : mwo ? ah , kau ini -_-
Tak lama kemudian shi dan kyu pun pulang. Shi langsung memasuki kamarnya dan segera mandi. Sedangkan kyu duduk di sofa ruang tamu.
Hae : kyu-aahh. Darimana saja kau ?
Kyu : hyung , aku dari gongwon, wae yo ?
Hae : aku ingin berbicara padamu.
Kyu : tentang apa ?
Hae : kau sedang mendekati shican?
Kyu : wae kau berkata seperti itu ?
Hae : ayolah kyu, aku melihatmu mencium keningnya shican sebelum tidur, dan mengajaknya ke gongwon, benar kan ?
Kyu : (senyum dengan evilnya). Ya benar, lalu ?
Hae : kau tau kan kalau shican itu milik bummie.
Kyu : arasseo, lalu ?
Hae : jadi jangan dekati shican !
Kyu : hyaa hyung, jangan ikut campur. Aku menyukainya, apa aku salah?
Hae : kyu, kau___
Kyu : tenanglah. Yang ku dekati bukan Rul-Nia. Jadi kau jangan ikut campur ! atau kau mau kalau aku beralih merebut yeojachingumu ?
Hae : (marah-marah) kyu, jangan libatkan Rul-Nia, kalau sampai itu terjadi aku akan___
Kyu : kalau begitu berhentilah mengusikku sebelum aku berubah pikiran .
Hae pun beranjak pergi, dan segera dia mecari Rul-ssi. Dan akhirnya setelah berkeliling dia mendapatkan sosok seorang yeoja yang dicarinya sejak tadi.
Hae : (tergesa-gesa) hyaa rul-ssi, aku mencarimu sejak tadi, kau darimana ?
Rul : aku di doseokngwan sejak tadi oppa.
Hae : haah, (merasa lega) syukurlah, aku mengkhawatirkanmu.
Rul : wae yo oppa ?
Hae : anniyo yo, goenchanayo.
Rul : marhaebayo oppa, mworego isseoyo ?
Hae : (memegang kedua pipi rul-nia) baiklah, dengarkan aku. Jika kyu mendekatimu, segeralah menjauh darinya. Jika dia mengajakmu atau memberikanmu sesuatu, jangan kau terima, jika bisa kau hindari dia, arasseo ?
Rul : kyuppa ? wae georeoseyo ? kalian bertengkar ?
Hae : anniyo, masalah yang rumit, aku akan menceritakannya nanti.
Rul : baiklah oppa, arasseo.
Hae : sekarang pergilah temui saengmu, dan kalian berdua tetaplah dikamar sampai aku menjemput kalian.
Rul : ne, kyeseyo oppa (beranjak pergi).
Hae : oh dan satu lagi !
Rul : mwo yo ? (membalikkan badannya).
Hae : berjanjilah kau akan terus menjadi milikku !
Rul : (bingung) ngg ? ne, aku janji oppa. Bye .
Dengan pikiran yang sedikit bingung, rul-ssi segera pergi mencari shican. Dia bergumam sendiri layakkan orang yang sedang berbicara sendiri.
Rul : dimana kau shican ? (sambil menggigit bibir) mungkinkah dia ada diruang kerja ? akan aku lihat.
Menuju ruang kerja.
Rul : ah saengie, aku mencarimu.
Shi : eonni-aahh, waeyo ? aku sedang membuat pr.
Rul : kau harus ikut denganku, kita harus menghindari kyuppa.
Shi : hyaaa, rul___
Rul : mianhae , haeppa yang bilang begitu padaku___
Shi : hyaa_
Rul : aku tak tau kenapa tapi yang jelas kita harus pergi dari sini.
Ternyata kyu sedang berada dibelakang.
Kyu : hyung bilang apa ?
Rul : (kaget) o.oppa.aa? kau ____
Kyu : aku sedang membantu membuat pr shican, tapi aku baru saja dari toilet.
Rul : a.ah.ku….
Kyu : jadi hyung ingin kalian sembunyi dariku ? begitu ?
Rul : a.ah.ahh itu, anniyoo___
Kyu : (mendekati rul) wae yo ? apa aku orang yang berbahaya ? (menatap tajam dan tersenyum dengan evilnya)
Rul : a.aahh_
Shi : mianhae oppa, rul eonni sedang tidak enak badan sejak pagi.
Kyu : mwo ?
Shi : kurasa aku harus ke kamarku sekarang oppa, rul eonni harus istirahat dan aku harus menjaganya.
Kyu : geuraeyo ?
Shi : ne, jadi aku pergi dulu ya oppa, annyeong. (sambil menarik tangan rul-nia).
Setibanya dikamar shican, mereka duduk diatas kasurnya.
Shi : wae eonni, mworego isseoyo ?
Rul : shican, kau lihat kyuppa tadi ? dia menyeramkan !
Shi : arayo, Karena itu aku terpaksa berbohong dengan berkata kau sedang sakit, supaya kita bisa pergi dari situ.
Rul : gomawo shican, aku tadi benar-benar takut !
Shi : lalu, ada apa eonni ?
Rul : haeppa menyuruhku agar kau dan aku tetap dikamar dan menghindari kyuppa.
Shi : kyuppa wae ?
Rul : mollayo saengie.
Sunyi sejenak, tiba-tiba ada seseorang yang mengetuk pintu. “TOOKKTOOOKKKTTOOOKKTOOOKK”.
Rul : ah, siapa lagi lah, shican kau tetap disini, biar aku yang membukanya.
Shi : ne.
Rul : (membuka pintu kamarnya) hyaa, kyuppa. Ada apa kau kemari ? (panik).
Kyu : shican isseoyo ?
Rul : ahh, anniyo, shi ah tidak ada disini.
Kyu : hyaa, dia bilang akan menjagamu selagi kau istirahat bukan ?
Rul : ne, dia baru saja pergi, dia tidak ada disini, ada apa ?
Kyu : …..
Rul : oppa ?
Kyu : kau bohong !
Rul : mwo ?
Kyu : aku tau dia ada di dalam, aku tau kau menyembunyikannya dariku. (tampak sedih dari raut mukanya).
Rul : …..
Kyu : baiklah, katakan padanya bahwa jawaban pr nya no.3 itu salah. Aku hanya ingin mengatakan itu padanya. Gomawo rul-ssi. Annyeong. (beranjak pergi).
Rul : (hanya terdiam bengong).
Rul-Nia pun kembali menutup pintunya. Dan segera duduk disamping saengnya.
Shi : nugu eonni ? haeppa ?
Rul : anniyo.
Shi : jadi ?
Rul : ……
Shi : eonni-aahh !
Rul : anniyo shican, ah aku ingin keluar sebentar, kau jangan kemana-mana.
Shi : mwo yo eonni ? kau mau kemana ?
Rul-Nia pun beranjak pergi tanpa menjawab pertanyaan dari shican. Dan dia pergi keluar, kemudian dia melihat seseorang yang sedang duduk sendiri di gongwon.
Rul : oppa ?
Kyu : (menoleh).
Rul : sedang apa kau disini ?
Kyu : mau apa kau kemari ?
Rul : (bingung). …..
Kyu : bukankah hae hyung bilang kau harus menghindariku ?
Rul : mmmm, mianhae oppa.
Kyu : haa, sudahlah lupakan, pergilah.
Rul : wae yo oppa ? aku lihat kau tadi seperti sedang sedih, apa kau punya masalah ?
Kyu : (menatap rul) anniyo.
Rul : oppa, mianhae karena aku sudah berprasangka buruk padamu, biarkan aku membantumu, kau kenapa?
Kyu : kau serius ?
Rul : ne oppa.
Kyu : gomawo rul-ssi, kau baik sekali.
Rul : jadi, kau kenapa ?
Kyu : mungkin kau tak akan percaya.
Rul : apa itu ?
Kyu : rul-ssi, aku ingin mengambil shican dari bum hyung.
Rul : MWO ?!
Kyu : ……..
Rul : oppa, kau menyukai shican ?
Kyu : ne, wae ? apa aku salah ? bukan mau ku, tiba-tiba saja aku menyukainya, aku seorang namja, itu hal yang wajar bila aku menyukainya. Tapi kenapa kalian menganggapku musuh ? (matanya berkaca seakan ingin menangis).
Rul : ……
Kyu : marhaebayo rul-ssi ( sambil menangis ) apa aku salah ?
Rul : aaniyo oppa, kau tidak salah (matanya berkaca karena terharu dan dia merangkul kyuppa). Aku mengerti perasaanmu, tapi kau tidak boleh mengambil shican dari bumppa.
Kyu : wae yo , kenapa aku tidak boleh ?
Rul : kau tau kan, shican sangat menyukai bumppa, apa kau tega menyakiti perasaannya ?
Kyu : tapi, aku ingin disukai oleh nya rul-ssi.
Rul : hyaa, dia memang menyukaimu oppa.
Kyu : mwo ?!
Rul : ne, dia sering menceritakanmu padaku, dia bilang “kyuppa orang yang baik sekali eonni, coba saja dia jadi oppa ku.”
Kyu : …..
Rul : arasseo oppa ?
Kyu : ne, ara. Kalau dia memang bilang begitu, aku akan mencoba menjadi yang terbaik. Gomawo rul-ssi, gomawo.
Rul : ne, cheonmwa oppa.
Tiba-tiba hae datang.
Hae : hyaaa, CHO KYUHYUN !!! (menghampiri kyu dengan marah).
Kyu.rul : (berdiri) hyung—oppa ?
Hae : kau___ (menarik kerah baju kyu dan memukulnya).
Rul : andwae oppa. Andwae !!! jangan berkelahi. (menarik tangan hae).
Kyu : (mengelap darah di bibirnya) kau memukulku hyung ?
Hae : itu pantas untukmu, kyuhyun ! sudah ku katakan jangan dekati rul-ssi. Jangan libatkan rul-ssi dan kau tak mau mengerti juga? Jangan paksa aku berbuat lebih jauh kyuhyun !
Rul : oppa, dia tidak bersalah.
Hae : dia salah rul-ssi ! dia mendekatimu. (kesal).
Rul : anniyo oppa, aku yang menghampirinya.
Hae : rul-ssi, ahh kau tak usah berbohong demi dia !
Rul : aku tidak berbohong oppa, dia tidak bersalah !
Hae : hyaaa, kyuhyun. Apa yang kau lakukan pada rul-nia ku sehingga dia terus membelamu ?
Kyu : (bediri dan memukul hae dengan keras)
Hae : (jatuh tersungkur).
Rul : hyyaa, haeppa , haeppa ! kyuppa kenapa kau memukulnya ?!
Kyu : itu balasan dariku.
Rul : haeppa, goenchanayo ? (sambil menangis).
Kyu : (menarik tangan rul-nia sambil berlari jauh).
Rul : lepaskan aku oppa lepaskan !!! haeppaa haeppaa !!!!!
****
Kyu : (menarik rul-nia yang menangis kedalam kamar rul dan shi kemudian mengunci pintunya) sudahlah.
Rul : oppa kau jahat, kau tak perlu memukul haeppa.
Kyu : mianhae rul-aahh, aku tak memukulnya dengan keras, aku hanya mendorongnya. Dia akan baik saja-saja percayalah padaku.
Rul : (tetap menangis).
Shi : oppa , eonni .
Rul.kyu : saengie-aah.
Shi : wae yo ? mworego isseoyo ? kenapa kau disini oppa ? eonni-aah, kenapa kau menangis ? wae yo geussaeyo ? (panik).
Kyu : tenanglah shican, tidak ada apa-apa.
Shi : (menghampiri rul-nia) eonni-aah , wae yo ? kau membuatku takut.
Rul : (memeluk shican) anniyo saeng, tidak ada apapa. Jangan takut.
Shi : kenapa eonni ? kenapa kyuppa ada disini ? bukankah kau bilang_____
Rul : tidak, lupakanlah apa yang kukatakan. Kau tidak perlu menghindarinya.
Shi : kau membuatku bingung eonni, ada apa ?
Rul : ……
Kyu : jangan cemas shican (ikut memeluk shican)
****
Hae : bummie-aahh !
Bum : hyung ? geudae mworago ? wajahmu___
Hae : biarkan bummie-aah. Kyu membawa rul-nia.
Bum : mwo yo ? kemana ?
Hae : mollayo, aku khawatir sekali bummie-ahh.
Bum : tenanglah hyung, aku akan menghubungi shican. Mungkin dia tau dimana rul-nia.
Hae : palli yo bummie-aah.
Bum menelpon shican dan seketika mukanya memucat .
Di dalam telpon.
Kyu : yeoboseyo ?
Bum : hyaaa, kenapa kau yang mengangkat ? dimana shican ku ?
Kyu : dia ada disini, rul-nia sedang menenangkannya.
Bum : hyaa ! ada apa dengannya ? apa yang kau lakukan ?
Kyu : aku tidak melakukan apa-apa, dia hanya sedikit panik dan bingung.
Bum : kyu-aah, jangan sakiti shican dan rul-nia, kumohon .
Kyu : ….
Bum : kyu-ahh !
Kyu : datanglah kekamar rul.shi secapatnya !
Kkklllliiiiikkkk
Bum : kyu-aahhh . hah, jegiral ! hyung, mereka dikamar shican, ayo kita kesana !
Dikamar rul.shi
Shi : eonni, kau lihat ponselku ?
Rul : hyaa , kau letakkan dimana tadi ?
Shi : di atas bed eonni.
Kyu : ini, tadi ku pinjam sebentar.
Shi : mwo ? kau tak bilang padaku ?
Kyu : mianhae saeng, ku kira itu ponselku tadi, mirip sih.
Rul : oppa, sampai kapan kau disini ?
Kyu : aku menunggu shican tenang.
Rul : dia sudah tenang.
Kyu : baiklah, kalau begitu aku ingin bicara pada mu shican.
Shi : mwo ?!
Kyu : a.aa.aku ….
DOBBRAAAKKKK ! bum dan hae mendobrak pintu.
Bum.hae : shican—rulnia !
Shi.rul : oppa !
Kyu : (menarik tangan shi dan rul)
Shi : hyaa wae oppa ? lepaskan !
Rul : opaa, sakit . lepaskan oppa !
Bum : hyaa, lepaskan shican dan rulnia kyu-aah , aku mohon . jangan sakiti mereka !
Kyu : (senyum dengan evil) aku tidak akan menyakiti mereka, hanya saja____ (mendekap shi dan rul)
Bum.hae : hyaa . lepaskan YEOJACHINGU KU !!!! (marah)
Bum : kyu, kau__
Kyu : wae ?
Rul : sudahlah kyuppa jangan membuat masalah tambah panas !
Kyu : huuaa, baiklah. (melepaskan rul dan shi).
Kyu : baiklah hyung, ku katakan sekali lagi bahwa aku tidak menyakiti mereka.
Bum : apa maksudmu kyu ?
Kyu : anniyo
Rul : sudahlah oppa, kalian hanya salah paham.
Hae : salah paham ? rulnia, sudah jelas sekali kalau dia menyukai shican dan dia berniat merebutnya !
Shi : MWO ?!
Rul : anniyo oppa, kyu tidak ingin merebut shican, dia hanya menyukainya.
Hae : hya, kenapa kau sangat membelanya ?
Rul : karena dia tidak bersalah oppa, menyukai shican adalah hal yang wajar.
Hae : bagaimana bisa kau bilang dia tidak bersalah ?
Shi : hyaa oppa, eonni ,, (ingin menangis)
Bum : shibum-ah .. (cemas)
Kyu : hahhaha , aigoo, sudah cukup . sudah cukup ! lucu, lucu sekali . yah akhirnya aku berhasil ! kalian tau, wajah kalian lucu sekali !
Bum : apa maksudmu ?
Kyu : maksudku, sebenarnya aku hanya sedang menjahili kalian saja. Kalian semua dalam permainan, mianhae, tapi aku cuma bercanda.
Hae : mwo ? kau mengerjai kami ?
Kyu : hha, ne tentu saja. Makanya namaku EVIL KYU bukan ?
Bum : semua ini bohongan ?
Kyu : ne, mianhae hyung, aku membuat kalian panik dan marah, tapi wajah kalian lucu sekali, aku puas . haha
Hae : tapi kau memukulku !
Kyu : mianhae hyung, itu karena kau memukulku duluan. Haha
Bum : masalah shican ?
Kyu : shican ? ahh, mianhae shican membuatmu bingung. Aku memang menyukai shican tapi sebagai saengie ku yang polos, dia benar-benar lucu.
Hae : astaga kyu , kau memang THE REAL EVIL KYU. Kau benar-benar sukses mengerjai kami.
Bum : astaga , haha
Bum,hae,kyu saling merangkul antara satu sama yang lain dan tertawa bersama.
Kyu : oh iya, dan untuk Rul-Nia, gomawo telah ikut dalam skenarioku, actingmu bagus sekali. Haha
Beberapa saat kemudian
Hae : sepertinya kita harus memperbaiki pintu kamarmu.
Rul : hmm , ne.
Bum : hyung, bagaimana kalau mereka tidur dikamar kita saja dan kita tidur dikamar mereka sampai pintu ini diperbaiki.
Hae : ide yang bagus. Baiklah rul-nia, sebaiknya kau tidur dikamarku.
Rul : baiklah.
Hae : sekarang lebih baik kau segera ke kamar dan tidur.
Rul : ne, anyyeong jumoseyo.
Hae : (mencium kening rul-nia) rulhae ah, saranghae, mimpi indah ^_^
Bum : kau juga, malam ini tidurlah dikamarku.
Shi : mwo ? boleh ?
Bum : (memegang kedua pipi shi) hyaa tentu saja boleh. Semuanya akan aku berikan untukmu.
Shi : ne, baiklah.
Bum : sebaiknya kau tidur segera, kau pasti kelelahan.
Shi : ne, annyeong oppa, night.
Bum : night too, ah shibum-ah.
Shi : mwo ?
Bum : (mencium kening shi) saranghae.
Kyu : hyaa shi ah, aku juga ingin mencium keningmu, boleh kan hyung ?
Bun : ne kyu ah.
Shi : baiklah.
Kyu : (mencium kelopak mata shi) semoga tidurmu nyenyak.
Rul dan shi pun berlalu.
Jam menunjukkan 11 malam, shi.bum.hae sudah terlelap, tapi rul masih terjaga.
Rul : (gelisah) aku tak bisa tidur, aku harus menemuinya, dia pasti ada di gongwon.
Rul-nia pun pergi ke gongwon.
Rul : oppa ?
Kyu : (menoleh)
Rul : oppa, kau menangis ?
Kyu : hyaa, sedang apa kau disini ?
Rul : aku tak bisa tidur.
Kyu : wae ?
Rul : karena aku tau kau bohong.
Kyu : bohong apa ?
Rul : aku tau kau benar-benar menyukai shican.
Kyu : (menatap rulnia) kenapa lagi-lagi kau tau ?
Rul : kata-kata mu tentang sandiwara itu membuatku sadar bahwa kau berbohong.
Kyu : ….
Rul : kau begitu baik oppa.
Kyu : ini lah yang terbaik rulnia, aku harus mengalahkan perasaanku sendiri agar semua baik-baik saja.
Rul : ….
Kyu : rulnia, kumohon agar kau merahasiakan semua ini.
Ru : ne, arasseo oppa.
Kyu : kau yeoja yang benar-benar baik. Kuharap kau bahagia bersama hae hyung.
Rul : gomawo oppa, semoga kau mendapatkan wanita yang benar-benar mencintaimu.
penulis : Kim Shi Ra dan Kim Rul Nia